Manggarai!

Semasa kecil saya sering memberikan lelucon ke teman-teman saya, salah satu leluconnya adalah dengan memberikan pertanyaan “mangga apa yang menakutkan?” kebanyakan dari mereka akan menjawab, “mangga asem, mangga macan ataupun mangga tetangga”, namun jawaban dari lelucon tersebut adalah “manggaruk-garuk pantat macan”.

Beda masa beda canda, mungkin itu yang terjadi ketika saya mengeluarkan lelucon tersebut ke teman-teman pengguna commuter line di Jakarta. Jika ada pertanyaan “mangga apa yang menakutkan?” jawabannya pasti bukan “manggaruk-garuk pantat macan” tapi dengan singkat dan jelas semua menjawab “manggarai”

Sebagai pemegang KTP Sulawesi Tenggara yang bekerja di Jakarta namun tinggal di Depok, commuter line merupakan transportasi utama dalam kegiatan sehari-hari. Sebagai pengguna commuter line, hal yang paling menakutkan adalah ketika mendengar pengumuman minta maaf dari petugas commuter line bahwa kereta terlambat karena menunggu antrian sinyal masuk Stasiun Manggarai.

“Penumpang kami yang terhormat, kereta anda masih tertahan di sinyal masuk Stasiun Manggarai, kami moohon maaf atas keterlambatan ini”. Pengumuman tersebut sudah sangat sering didengar oleh rekan-rekan commuters (sebutan khusus pengguna commuter line), terkadang pengumuman tersebut diselingi oleh pengumuman susulan berbahasa inggris yang sampaikan oleh suara wanita. Saya yakin 100% bahwa pengumuman berbahasa inggris tersebut hanya dimengerti oleh 25% rekan-rekan commuters.

Celetukan-celetukan para penumpang jauh lebih menaring dibanding dengan pengumuman keterlambatan kereta, ada penumpang yang menimpali “emangnya ini masih lebaran? Kerjaannya kok minta maaf mulu” kemudian disambung oleh penumpang lainnya “kapan insyafnya yah, kok dari dulu selalu aja minta maaf”. Kesabaran rekan-rekan commuters dalam menghadapi antrian di Stasiun Manggarai memang patut diacungi jempol, bayangkan saja lama antrian di sinyal masuk Stasiun Manggarai bukan hanya hitungan 10 – 15 menit bahkan kereta bisa tertahan hingga dua jam lamanya. Rekan-rekan commuters tidak pernah diberitahu sampai kapan harus menunggu sinyal antrian masuk Stasiun Manggarai.

Dibalik menakutkanya antrian masuk Stasiun Manggarai, terdapat secercah harapan untuk mengurai antrian. Saat ini sedang ada pengerjaan revitalisasi Stasiun Manggarai yakni akan dibangun dua lantai dengan rel bertingkat, untuk memisahkan rangkaian jalur commuter line Bogor/Depok, Bekasi, Jakarta Kota dan Tanah Abang. Selain itu terdapat pembangunan proyek double track Manggarai – Cikarang untuk memisahkan jalur kereta api jarak jauk dan commuter line. Menurut Kementerian Perhubungan, rekan-rekan commuters baru akan merasakan dampak dari pembangunan tersebut paling lambat 3 tahun lagi, yang artinya rekan-rekan commuters dituntut untuk bersabar bukan hanya dalam hitungan menit ataupun jam, tapi dituntut untuk bersabar hingga  tahun 2019.

Selamat mendengarkan pengumuman permohonan maaf dalam dua bahasa hingga 3 tahun kedepan!

Be First to Comment

Leave a Reply